Ulasan  

Pembunuh Belajar Sihir – Sekai Saikou no Ansatsusha 3

Sekai Saikou no Ansatsusha 3

Batu Fahr

Dia mulai mengajarkan Lugh untuk menggunakan sihir, tahap pertama yaitu Lugh diminta oleh Dia memasukkan mananya ke dalam batu fahr, batu yang dapat menyerap mana. Karena skill Lugh untuk berkembang dan bereinkarnasi secara cepat membuat mana Lugh menjadi tak terbatas. Sehingga mana yang Lugh berikan ke batu fahr membuat terjadinya ledakan mana. Bukannya panik, Cian dan Ersi justru sangat takjub atas sihir yang dilakukan oleh Lugh.

Sihir Dasar

Setelah memasukan mana, Lugh diminta oleh Dia mencoba memasukan sedikit mana ke batu fahr untuk melihat elemen yang dimiliki oleh lugh, Dia mencoba reaksi Api dan Lugh memilikinya, Dia melanjutkannya dengan elemen lain seperti Air, Tanah, dan Angin. Seketika Dia terkagum dengan Lugh karena memiliki 4 elemen utama sekaligus yang jaran dimiliki orang.

Sihir yang diajarkan oleh Dia yaitu membuat sebuah tembaga, percobaan pertama Lugh tidak sempurna karena pengucapan mantra berpengaruh terhadap sihir. Keesokan nya Lugh berhasil membuat tembaga yang sempurna, lalu Dia mengajarkan Lugh membuat besi. Lugh pun meminta Dia untuk meneliti sihir agar dapat mencoba sihir baru dan Lugh berhasil membuat emas menggunakan komposisi sihir ciptaannya. Awalnya Dia tidak dapat menggunakan sihir tersebut karena Dia tidak memiliki berkat untuk menenun sihir, lalu Lugh menuliskan sihir tersebut yang membuat Dia dapat menggunakan sihir pembuatan emas.

Senapan

Sihir yang dikembangkan oleh Lugh menciptakan sebuah senapan yang dibuat dan digunakan oleh Lugh. Selain senapan, Lugh juga membuat meriam yang daya ledaknya sangat luar bisa, serta lugh juga membuat pisau yang sangat tajam, pisau tersebut diberikan ke Dia sebagai hadiah perpisahan. Setelah berpisah tugas pembunuhan pertama yang diberikan oleh Cian ke Lugh adalah membunuh pidana mati yang melakukan kejahatan merampok, membunuh serta membakar. Walaupun sang pidana menangis yang membuat Lugh teringat akan Dia karena mereka sesama wanita, akan tetapi tanpa belas kasih Lugh memotong tangan pidana tersebut dan membunuhnya dengan pisau yang dibuat oleh dirinya sendiri.

Exit mobile version