Ulasan  

Tarte Si Pelayan Lugh – Sekai Saikou no Ansatsusha 4

Tarte Si Pelayan Lugh – Sekai Saikou no Ansatsusha 4

Di Buang Dari Keluarga

Tarte merupakan seorang gadis dari keluarga miskin di wilayah tetangga, dimana penguasanya sangatlah serakah. Karena Tarte lahir di keluarga yang miskin, keluarganya kesulitan untuk mendapatkan makanan apalagi saat musim dingin. Selain karena keluarganya miskin Tarte juga merupakan seorang anak yang tidak di harapkan oleh karena itu dia di buang oleh keluarganya. Tarte pun berjalan menuju ke wilayah Tuatha de atas petunjuk yang diberikan dewi agar menemukan seseorang yang dapat melindunginya.

Buruan

Wilayah Tuatha de memiliki penyimpanan yang baik untuk persediaan musim dingin, seperti pengawetah daging dan sebagainya. Hal tersebut dikarenakan berbagai pengetahuan Lugh yang dibagikan kepada rakyat Tuatha de. Oleh karena itu saat musim apapun di wilayah Tuatha de tidak pernah mengalami krisis apapun.

Saat berumur 10 tahun di musim dingin Lugh pergi untuk berburu dengan maksud mendapatkan beberapa daging yang dapat dimasak olehnya. Saat berburu lugh mendengar kan suara serigala dan berniat untuk mencuri mangsa serigala tersebut. Namun yang dimangsa oleh serigala bukanlah hewan akan tetapi seorang gadis manusia. Saat hampir di terkam oleh serigala, Lugh menembakan anak panah tepat di kepala serigala dan membuat serigala itu mati. Lugh menghampiri gadis tersebut dan mencoba untuk melawan 5 kawanan serigala lainnya dengan menggunakan pisau. Lugh mengaktifkan sihir sarung tangan baja dan mulai menyerang serigala tersebut, satu persatu serigala itu tumbang dan lugh berhasil menyelamatkan Tarte.

Karena kondisi Tarte yang begitu memprihatinkan, Lugh memberikannya bubur. Lugh meminta agar tarte makan dengan pelan jika dia ingin menambah semangkuk lagi. Tarte mengikuti permintaannya dan Lugh meminta Tarte untuk makan dengan perlahan agar perutnya dapat menerima makanan tersebut. Karena jika makan dengan cepat ketika sedang kedinginan dapat membuat Tarte muntah akibat sistem pencernaan nya yang belum baik. Lugh memberikan bubur agar dapat dengan mudah di cerna. Lugh juga menceritakan jika dia merupakan seorang anak dari keluarga Tuatha de dan dia juga memiliki tugas untuk membunuh. Kemudian Lugh menawarkan Tarte untuk membantu tugasnya karena dia membutuhkannya atau melupakan semuanya.

Karena Lugh telah menyelamatkan hidup Tarte, Tarte bersedia melakukan apapun untuk Lugh. Semua yang Lugh lakukan kepada Tarte itu merupakan caranya untuk mencuci otaknya. Dengan menolongnya, memperlihatkan kekuatannya, memberinya makanan, mengatakan jika Lugh membutuhkannya dan membeberkan rahasianya, pastinya akan membuat Tarte akan selalu setia kepada Lugh.

Time Skip 2 Tahun

Setelah 2 tahun menjadi pelayan Lugh, Tarte dilatih oleh Lugh untuk menjadi seorang pembunuh. Selain menjadi pembunuh dia juga menjadikan Tarte sebagai pelayan pribadinya. Tarte tidak ahli menggunakan pisau dan hal itu membuat Tarte berlatih keras menggunakan pisau. Karena Lugh tau jika Tarte tidak dapat menggunakan pisau dan ahli dalam menggunakan tombak, Lugh membuatkannya tombak yang dapat dilipat agar mudah disembunyikan. Tarte pun merasa bahwa dirinya dapat lebih berguna untuk Lugh.

Exit mobile version